• About
  • Parent Page
  • Archives
  • Uncategorized
  • Malam Pertama kita

    Oct 26, 2010
    Satu hal sebagai bahan renungan Kita...
    Tuk merenungkan indahnya malam pertama
    Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
    Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa

    Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
    Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara

    Hari itu... mem pelai sangat dimanjakan
    Mandipun...harus dimandikan
    Seluruh badan Kita terbuka....
    Tak ada sehelai benangpun menutupinya. .
    Tak ada sedikitpun rasa malu...
    Seluruh badan digosok dan dibersihkan
    Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
    Bahkan lubang-lubang itupun ditutupi kapas putih...

    Itulah sosok Kita....
    Itulah jasad Kita waktu itu

    Setelah dimandikan.. ,
    Kitapun dipakaikan gaun cantik berwarna putih
    Kain itu ...jarang orang memakainya..
    Karena sangat terkenal bernama Kafan
    Wangian ditaburkan kebaju Kita...
    Bahagian kepala.., badan. .., dan kaki diikatkan
    Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah Kita
    Keranda pelaminan... langsung disiapkan
    Pengantin bersanding sendirian...

    Mempelai diarak keliling kampung yang dihadiri tetangga
    Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
    Kita diiringi langkah longlai seluruh keluarga
    Serta rasa haru para handai taulan
    Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
    Akad nikahnya bacaan talkin....
    Berwalikan liang lahat..
    Saksi-saksinya nisan-nisan. . yang telah tib a duluan
    Siraman air mawar.. pengantar akhir kerinduan
    Dan akhirnya.... tiba masa pengantin..
    Menunggu dan ditinggal sendirian,
    Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan

    Malam pertama yang indah atau meresahkan..
    Ditemani rayap-rayap dan cacing tanah
    Di kamar bertilamkan tanah..

    Dan ketika 7 langkah telah pergi.....
    Sang Malaikat lalu bertanya.
    Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
    Ataukah Kita akan memperoleh Siksa Kubur.....
    Kita tak tahu...Dan tak seorangpun yang tahu....

    Saya hampir membuang email ini namun saya telah diberi kesabaran untuk
    membacanya terus hingga ke akhir.



    Mengapa mudah sekali membuang email agama tetapi bangga mem "forward"
    kan email yang tak senonoh? Astaghfirullah. ..
    Marilah membuat keseimbangan dalam kehidupan kita, sebelum kita menuju
    ke

    ''Malam Pertama Kita''

    3 Mereka yg baik:

    1. diana said...:

      tak de button like>>
      heheh...
      menginsafkan..

    1. Fello Ariza said...:

      wuu..fell ske bce nih.. utk mnjadi pedoman buat kita semua :)

    1. Imz Jentayu said...:

      kita sering lupa nikmat akhirat,yang kita kejar nikmat dunia yg mungkin bertukar seksa di neraka..
      ya ALLAH,semoga kita menikmati malam pertama yang penuh keberkatan di sisi ALLAH...amin